BOTOL DAN GELAS PECAH
Seminggu yang lalu, aku sedang merapihkan rumahku. Aku masukkan semua baju yang sekiranya harus disetrika seperti bajuku, baju suamiku, baju seragam suami dan anak-anakku. Lalu aku baru ingat bahwa kata mama Rafka yang setrikain bajuku, dia berkata jika parfum setrikanya tinggals sedikit. Jadi harus beli atau kasih parfum lagi. Aku sudah belanja parfum dan ku letakkan di atas rak barang-barang yang bisa digeser-geser. Karena aku mengambilnya buru-buru aku lupa bahwa sebelahnya adalah botol sirup yang belum dibuka alias masih baru. Dengan lancarnya itu botol jatuh mengenai leher tabung gas yang berada di sebelah rak tersebut. Bak telor yang dipecahkan menggunakan pisau, badan sirup pecah dengan irisan horisontal. Presisi banget batinku tapi semua isi sirup berceceran di lantai. Hati kaget, gak nyangka, dan sayang banget isi sirup itu masih bener-bener utuh belum diminum sama sekali. Mana sekarang harga sirup lagi mahal 27ribu. Hiks sedih tapi mau bagaimana lagi mungkin memang harus hati-hati. Tapi hati langsung berdesir khawatir dan waswas. Biasanya hal seperti ini adalah pertanda atau firasat buruk/musibah besar akan terjadi. Tapi yang jelas, aku tidak boleh mempercayai mitos. Balikin ke Alloh. Bismillah dan perbanyak istighfar saja.
Lusanya di pagi hari, karena ada acara dipukul 8 pagi yaitu rapat maka aku mandi dan buru-buru mempersiapkan bekal dan segala perlengkapan anak-anak sekolah. Saat mau membuat teh anget untuk diminum suamiku sebagai penghangat perut di pagi hari, aku menarik tumbler escentio dari rak piring yang ternyata di dalamnya terselip gelas. Dan dalam hitungan detik prang. Ya alloh pecah lagi gelasku. Rasanya astaghfirulloh baru beberapa hari lalu mecahin botol sirup sekarang gelas. Ampun ya Alloh. sebenarnya ini kenapa. Aku adalah orang yang selalu hati-hati dan selalu menasehati anak-anak aku untuk hati=-hati. Tapi ini aku sudah 2x memecahkan barang. Astaghfiruh
Hari ini aku harus mempersiapkan karnaval anakku dan aku sengaja bangun lebih pagi jam 4 pagi. Aku pengen membuat sesuatu yang panas. Aku putuskan membuat minuman dari cuka apel, lemon dan madu. Nah saat naruh botol madu aku berpikir, aku harus hati-hati agar ini madu tidak pecah. Aku kumpulkan di tempat botol-botol tapi ada beberapa botol yang sudah dalam posisi tidur/rebahan yaitu botol sirup marjan jeruk. Aku angkat agar posisinya berdiri dan bisa muat untuk meletakkan madu dan werrrr air sirup tumpah. Aku kaget karena ini semua botol aku gak pernah nyentuh dan gak pernah aku rapikan. Lakok selama ini botol sirup lemon ini posisi sudah terbuka. Ampun dah semua sirup berceceran mengenai rak, lantai, galon lemineral dan dinding kulkas sebelah kiri. Ya alloh aku kaget dan tanpa sengaja menyenggol box yang masih ada gelasnya. Dan prak. Waduh box nya jatuh dan yap seperti yang diduga GELAS DI DALAM BOX PECAH. astaghfirulloh astaghfirulloh astaghfirulloh. Aku takut. Sudah semingguan ini aku mecahin botol dan gelas. Aku tidak mau ada musibah besar yang terjadi.
WA berbunyi dan yayuk adikku bercerita bahwa dia baru kejatuhan cicak. Dia dah bertanya pada ayahku apakah ada urusan berat yang terjadi? tapi ayahku hanya menjawab ini bukan urusanmu dan tidak perlu kamu ikut campur apalagi ikut ngurusin urusan ini. Yayuk yang sangat dekat dengan ayahku terkejut dengan jawaban ayahku ini. Yayuk bertanya pada kami semua (mbak asri, Mbak tuti, aku, dan kiki). Yayuk khawatir ada sesuatu yang bakal terjadi apalagi kami yakin jika ada cicak jatuh biasanya ada orang terdekat yang akan meninggal alias akan ada berita lelayu. Kami hanya bisa berdoa tidak terjadi apapun dan semoga semua orang yang kami sayangi dan kami cintai sehat, selamat, bahagia dan berumur panjang.
Aku bertanya pada suamiku dan menceritakan hal ini. Suamiku menjawab bahwa ada yang iseng dan dari 2 mingguan lalu berusaha masuk rumah tapi gagal. Suamiku biarin eh ternyata isengnya semakin menjadi. Kata suamiku malam nanti akan dia beresin. Aku bertanya pake apa beresinnya? Dibacain apa gitu? SUamiku dengan senyum jawab ya tinggal disuruh pergi aja. Semudah itu. La bukannya yang di film-film kayaknya susah bener ngusir hal-hal begitu ya? tanyaku kemudian. Suamiku menjawab mereka tidak ada yang berani ama ayah kok. sambil senyum senyum penuh arti. Terus aku langsung memimnta suamiku ndang garap tuh sesuatu yang iseng. Terus suamiku bilang jika hal seperti itu gak pasti datangnya. Gak selalu malam.
Komentar
Posting Komentar