Postingan

PRAKTEK PARENTING YANG GAGAL DI KENYATAAN... TAPI AKU TETAP AKAN COBA DAN BERUSAHA LEBIH BAIK LAGI

 Liburan anak-anak sudah tiba. Entah apa yang aku rasakan, tapi yang jelas aku lebih suka anak-anak berangkat sekolah agar mereka memiliki ilmu, wawasan, pengetahuan, ketrampilan, aktivitas, dan kemampuan lebih baik dibandingkan hari ini. Jika dirumah? Jujur aku pun tidak tau harus melakukan aktivitas apa padahal banyak hal yang harus dikerjakan terutama pekerjaan domestik yang saya pun enggan mengerjakannya. Kata artis terkenal kita yaitu Nikita willy "that's not my passion". Jikalau mbak Nikita tidak passion dengan pekerjaan domestik rumah tangga, dia masih dibantu beberapa asisten rumah tangga (art) maupun babysitter. Walau dia berkata bahwa dia tidak memakai baby sitter. Yang jelas sepengetahuan saya sebagai rakyat biasa yang berpredikat ibu rumah tangga fullmom suka liat infotainment kebanyakan artis memiliki baby sitter dan senangnya mereka bisa kaya raya juga seperti mbak lala baby sitter Rafatar anak Raffi ahmad. Masya Alloh.  Untuk diriku, sebenarnya saat melahir...

BOTOL DAN GELAS PECAH

Seminggu yang lalu, aku sedang merapihkan rumahku. Aku masukkan semua baju yang sekiranya harus disetrika seperti bajuku, baju suamiku, baju seragam suami dan anak-anakku. Lalu aku baru ingat bahwa kata mama Rafka yang setrikain bajuku, dia berkata jika parfum setrikanya tinggals sedikit. Jadi harus beli atau kasih parfum lagi. Aku sudah belanja parfum dan ku letakkan di atas rak barang-barang yang bisa digeser-geser. Karena aku mengambilnya buru-buru aku lupa bahwa sebelahnya adalah botol sirup yang belum dibuka alias masih baru. Dengan lancarnya itu botol jatuh mengenai leher tabung gas yang berada di sebelah rak tersebut. Bak telor yang dipecahkan menggunakan pisau, badan sirup pecah dengan irisan horisontal. Presisi banget batinku tapi semua isi sirup berceceran di lantai. Hati kaget, gak nyangka, dan sayang banget isi sirup itu masih bener-bener utuh belum diminum sama sekali. Mana sekarang harga sirup lagi mahal 27ribu. Hiks sedih tapi mau bagaimana lagi mungkin memang harus hati...

Alloh yang wajib dicintai dan satu-satunya harapan hidup ini

 Ujian dan masalah pasti datang satu persatu atau bisa jadi kaya air bah. Baru datang lakok bawa banyak temen. Misalnya seperti Banjir bandang di Sumatra dkk. Astaghfirulloh bener-bener fenomena banjir yang bukan air doank yang dibawa melainkan lumpur dan kayu gelodongan besar-besar. Banjir yang biasanya cuma 1 daerah saja misal di desa A saja lah ini benar-benar hampir 1 Pulau Sumatra terkena banjir bukan dampak doang ya. Allohuakbar nya hampir sebulan lebih ini banjir tidak surut-surut atau semakin berkurang malahan yang ada semakin keras sisa-sisa banjirnya. Jadi kalo banjir kan air masuk ke dalam rumah, nah pas surut paling tinggal ngepel kelar. La ini allohuakbar setengah/ tiga perempat dari bagian rumah terkubur lumpur dan kayu gelondongan. Dan itu hampir semua rumah yang sudah kebanjiran selama sebulan tadi. Cara membersihkan yang harus pake alat berat dulu untuk menyingkirkan tanah setinggi 1,5 meter dari area jalan dulu. Karena benar-benar ini kekubur. Selama sebulan semua...

Jurnaling

 Memiliki ujian terberat membuatku mencari cara bagaimana mengatasinya terutama efek tidak menerima takdir dan ujian Alloh. Belajar agama mengenai iman kepada qodo dan qodr baik itu takdir baik dengan bersyukur maupun takdir buruk dengan bersabar. Naasnya saat ujian itu datang dimana Alloh tau itu dengan baik. Sesuatu yang menyebabkan mu oleng dan tidak bergantung pada makhluk karena mereka tidak bisa dipercaya, tidak bisa melindungi, tidak bisa menolong, memanfaatkan, membebani, dan merepotkan dirimu. Jadi Alloh membuat ujian itu datang.. Orang yang paling dipercaya dan dekat BERKHIANAT, orang yang paling diandalkan dan selalu jadi tempat curhat MUAK DAN TIDAK INGIN KENA MASALAH IMBAS DARI PENGKHIANATAN karena si pengkhianat adalah orang yang cukup punya kekuatan ditempat kerja, tetangga yang sudah dianggap bestie semua menghindar dan seperti tidak berani mendekat dan tidak berani ikut campur. Keluarga yang diharapkan sebagai tempat bernaung mengembalikan semua pada diri ini yang ...

Liburan

 Apa yang kamu bayangkan ketika membaca judul liburan? Cenderung jalan-jalan di tempat wisata bersama keluarga atau lebih ke bersantai di rumah setelah selama weekday bekerja keras menguras keringat dan bantingin tulang ampe kurus? Ya sama sepertiku. Sayangnya aku kerjanya di rumah dan tidak membuat kurus melainkan menggendut. Yuhu hidup dibikin nyaman dan sangat nyaman mungkin melenakan aku dari bergerak, berolahraga dan mengatur pola makan. Ya kalau sedang liburan tuh berasa apa-apa mager dan apa-apa enaknya makan gorengan. Dehilah ampundah. But karena aku mampunya ya menggoreng walau kadang overcook alias gosong but over all not bad lah kalo goreng karena kalau gak di goreng tuh makanan ya kagak mateng. Bener apa bener? Udah ngalah aja kalian....jawab aja bener biar aku jadi seneng dan bahagia. ahahahhaha...Insya alloh berpahala menghibur penulis dengan judul liburan ini. Yekaan seneng lah bisa dapat pahala terus masuk surga berenang-renang di surga kautsar...jamaah oh jamaaah.....

Oversemangat mengerjakan tugas

Semangat memang bagus dalam segala hal kecuali semangat saat ada musibah kaya sakit, orang meninggal, orang disekitar sedang terkena musibah. Nah penempatan semangat ini yang membuat kita harus bisa memposisikannya di tempat dan waktu yang tepat apalagi kita sudah dewasa dan sudah lulus segala jenis jenjang pendidikan.  Semangat dan antusias termasuk kelebihanku. Tapi aku tipikal mental krupuk, cepet antusias tapi juga cepet putus asa serta mutungan dalam menjalankan sesuatu. Kalau sudah mencapai sesuatu ada 2 hal yang akan aku lakukan, semakin mencapai ke jenjang lebih tinggi atau sudahan karena udah puas. Ya dalam hidup memang segala hal pasti punya target dan rencana. Pertanyaannya mau diapain nih rencana dan bagaimana mencapai setiap rencana sesuai target? Pasti niat dan semangat motivasi dalam dirilah yang menggerakan seluruh anggota tubuh dan organ yang bernama otak untuk bisa berpikir. Semangatku menggebu-gebu sekali after aku gagal mendapatkan badge Your excelent di zona 3....

Berharap apa padanya?

 Baru ku ketahui jika suamiku akan pergi Turing BESOK ini. Sumpah q baru tau. Dan beneran sakit banget. Kecewa banget. Marah banget. Dan dia hanya menjawab bahwa dia sudah ngasih tau. Tanpa ada minta maaf sama sekali. Ninggalin aku dan 3 anak dimana malik habis kecelakaan dan pengennya ama ayahnya terus. disitu kaya ya Alloh... Memang ujian sabarmu biar gak berharap apapun padanya.  Gak ada persiapan apapun untuk menghadapi ditinggal suami selama 3 hari touring ke dieng.  Aku mungkin wanita yang gak bisa apapun mungkin ya apalagi ngadepin malik yang masih kaya minyak - air. Susah ngurusinnya. Dan dia memang senjata ujian kesabaran yang q yakin gagal terus. Ya gagal terus. Sampai-sampai aku ngrasa aku kok jadi ibu begini responnya ke anak. Apa pelampiasan kekesalanku kebanyakan berharap pada suamiku lalu q lampiaskan ke malik yang setiap ngobrol denganku mendengus kesal dan cenderung marah. Walau kadang aku sadar kalo setiap malik sedang baik kepadaku, aku sedang kondisi r...