Postingan

Alloh yang wajib dicintai dan satu-satunya harapan hidup ini

 Ujian dan masalah pasti datang satu persatu atau bisa jadi kaya air bah. Baru datang lakok bawa banyak temen. Misalnya seperti Banjir bandang di Sumatra dkk. Astaghfirulloh bener-bener fenomena banjir yang bukan air doank yang dibawa melainkan lumpur dan kayu gelodongan besar-besar. Banjir yang biasanya cuma 1 daerah saja misal di desa A saja lah ini benar-benar hampir 1 Pulau Sumatra terkena banjir bukan dampak doang ya. Allohuakbar nya hampir sebulan lebih ini banjir tidak surut-surut atau semakin berkurang malahan yang ada semakin keras sisa-sisa banjirnya. Jadi kalo banjir kan air masuk ke dalam rumah, nah pas surut paling tinggal ngepel kelar. La ini allohuakbar setengah/ tiga perempat dari bagian rumah terkubur lumpur dan kayu gelondongan. Dan itu hampir semua rumah yang sudah kebanjiran selama sebulan tadi. Cara membersihkan yang harus pake alat berat dulu untuk menyingkirkan tanah setinggi 1,5 meter dari area jalan dulu. Karena benar-benar ini kekubur. Selama sebulan semua...

Jurnaling

 Memiliki ujian terberat membuatku mencari cara bagaimana mengatasinya terutama efek tidak menerima takdir dan ujian Alloh. Belajar agama mengenai iman kepada qodo dan qodr baik itu takdir baik dengan bersyukur maupun takdir buruk dengan bersabar. Naasnya saat ujian itu datang dimana Alloh tau itu dengan baik. Sesuatu yang menyebabkan mu oleng dan tidak bergantung pada makhluk karena mereka tidak bisa dipercaya, tidak bisa melindungi, tidak bisa menolong, memanfaatkan, membebani, dan merepotkan dirimu. Jadi Alloh membuat ujian itu datang.. Orang yang paling dipercaya dan dekat BERKHIANAT, orang yang paling diandalkan dan selalu jadi tempat curhat MUAK DAN TIDAK INGIN KENA MASALAH IMBAS DARI PENGKHIANATAN karena si pengkhianat adalah orang yang cukup punya kekuatan ditempat kerja, tetangga yang sudah dianggap bestie semua menghindar dan seperti tidak berani mendekat dan tidak berani ikut campur. Keluarga yang diharapkan sebagai tempat bernaung mengembalikan semua pada diri ini yang ...

Liburan

 Apa yang kamu bayangkan ketika membaca judul liburan? Cenderung jalan-jalan di tempat wisata bersama keluarga atau lebih ke bersantai di rumah setelah selama weekday bekerja keras menguras keringat dan bantingin tulang ampe kurus? Ya sama sepertiku. Sayangnya aku kerjanya di rumah dan tidak membuat kurus melainkan menggendut. Yuhu hidup dibikin nyaman dan sangat nyaman mungkin melenakan aku dari bergerak, berolahraga dan mengatur pola makan. Ya kalau sedang liburan tuh berasa apa-apa mager dan apa-apa enaknya makan gorengan. Dehilah ampundah. But karena aku mampunya ya menggoreng walau kadang overcook alias gosong but over all not bad lah kalo goreng karena kalau gak di goreng tuh makanan ya kagak mateng. Bener apa bener? Udah ngalah aja kalian....jawab aja bener biar aku jadi seneng dan bahagia. ahahahhaha...Insya alloh berpahala menghibur penulis dengan judul liburan ini. Yekaan seneng lah bisa dapat pahala terus masuk surga berenang-renang di surga kautsar...jamaah oh jamaaah.....

Oversemangat mengerjakan tugas

Semangat memang bagus dalam segala hal kecuali semangat saat ada musibah kaya sakit, orang meninggal, orang disekitar sedang terkena musibah. Nah penempatan semangat ini yang membuat kita harus bisa memposisikannya di tempat dan waktu yang tepat apalagi kita sudah dewasa dan sudah lulus segala jenis jenjang pendidikan.  Semangat dan antusias termasuk kelebihanku. Tapi aku tipikal mental krupuk, cepet antusias tapi juga cepet putus asa serta mutungan dalam menjalankan sesuatu. Kalau sudah mencapai sesuatu ada 2 hal yang akan aku lakukan, semakin mencapai ke jenjang lebih tinggi atau sudahan karena udah puas. Ya dalam hidup memang segala hal pasti punya target dan rencana. Pertanyaannya mau diapain nih rencana dan bagaimana mencapai setiap rencana sesuai target? Pasti niat dan semangat motivasi dalam dirilah yang menggerakan seluruh anggota tubuh dan organ yang bernama otak untuk bisa berpikir. Semangatku menggebu-gebu sekali after aku gagal mendapatkan badge Your excelent di zona 3....

Berharap apa padanya?

 Baru ku ketahui jika suamiku akan pergi Turing BESOK ini. Sumpah q baru tau. Dan beneran sakit banget. Kecewa banget. Marah banget. Dan dia hanya menjawab bahwa dia sudah ngasih tau. Tanpa ada minta maaf sama sekali. Ninggalin aku dan 3 anak dimana malik habis kecelakaan dan pengennya ama ayahnya terus. disitu kaya ya Alloh... Memang ujian sabarmu biar gak berharap apapun padanya.  Gak ada persiapan apapun untuk menghadapi ditinggal suami selama 3 hari touring ke dieng.  Aku mungkin wanita yang gak bisa apapun mungkin ya apalagi ngadepin malik yang masih kaya minyak - air. Susah ngurusinnya. Dan dia memang senjata ujian kesabaran yang q yakin gagal terus. Ya gagal terus. Sampai-sampai aku ngrasa aku kok jadi ibu begini responnya ke anak. Apa pelampiasan kekesalanku kebanyakan berharap pada suamiku lalu q lampiaskan ke malik yang setiap ngobrol denganku mendengus kesal dan cenderung marah. Walau kadang aku sadar kalo setiap malik sedang baik kepadaku, aku sedang kondisi r...

Pelajaran jarak jauh hari kedua

Alhamdulillah hari ini lebih slow dari kemarin. Setelah aku menyiapkan bekal dan mengantar suamiku berangkat kerja, anak-anak masih tidur dan akupun tidur juga. Entah kenapa aku mengatakan lebih baik tidur Ampe siang daripada aku marah-marah gak jelas. Zea terbangun dan membangunkan ku. Fattah pun bertanya setelah aku sadar penuh dari tidurku, mah hari ini pelajarannya apa? Waduh aku lupa jika pelajaran jarak jauh lagi. Bismillah tarik nafas. Semoga semua lebih mudah dari kemarin. Dan Yap Alhamdulillah banget kemarin tugas Malik ada 3 hari ini cuma 2. Yes batinku. Tapi karena Malik terluka sedang terkulai tiduran didepan laptop sambil nonton YouTube,aku putuskan untuk handel tugas Fattah dulu. Aku cek dan wow ..tugas Fattah ada matematika, bahasa Indonesia, tahsin dan tahfidz. Ya sama seperti kemarin ada ketakutan berlebih dengan hapalan surat Al haqqoh alias tahfidz Fattah. Aku gak mau dia ngambek nangis dan agak marah karena dipaksa menyetorkan 5 ayat dari 1-52 ayat Al haqqoh. Jadi k...

Malik Ketabrak motor

Hari yang cerah dihari senin ini. Mengawali 1 September dengan bismillah. Semoga segala hal di hari ini lancar. Seperti biasa segala sesuatu dimulai jam 6.20. Dan selesai jm6. 40. Kedua anak aku sudah siap untuk berangkat sekolah. Tapi diantara waktu itu, aku sedang keluar rumah berburu bekal sekolah. Saat di salah satu penjual makanan, aku bertemu wali murid kelas 4c dan teman fattah dalam keadaan masih belum mandi dan sepertinya baru jalan santai bareng 2 saudaranya dan ibunya. Ibu zahra bilang kepadaku kalau hari ini libur. Dan menunjukkan beberapa anak sekolah yang berbalik arah menuju pulang ke rumah menaiki sepedanya. Aku hanya bilang lo kan hari ini ulangan dan yang demo mahasiswa dan warga area sekitar sumarecon kabarnya. Aku gak tau info berikutnya karena sejak semalam sekolah Bunyan dinyatakan tetap masuk seperti biasanya. Dan aku pun belum cek hape pagi ini dikarenakan hapeku sedang dicharger. Lalu ibu zahra bilang, ya info tadi pagi jam 5 lebih. Coba deh cek. Libur ampe rab...