Alloh yang wajib dicintai dan satu-satunya harapan hidup ini
Ujian dan masalah pasti datang satu persatu atau bisa jadi kaya air bah. Baru datang lakok bawa banyak temen. Misalnya seperti Banjir bandang di Sumatra dkk. Astaghfirulloh bener-bener fenomena banjir yang bukan air doank yang dibawa melainkan lumpur dan kayu gelodongan besar-besar. Banjir yang biasanya cuma 1 daerah saja misal di desa A saja lah ini benar-benar hampir 1 Pulau Sumatra terkena banjir bukan dampak doang ya. Allohuakbar nya hampir sebulan lebih ini banjir tidak surut-surut atau semakin berkurang malahan yang ada semakin keras sisa-sisa banjirnya. Jadi kalo banjir kan air masuk ke dalam rumah, nah pas surut paling tinggal ngepel kelar. La ini allohuakbar setengah/ tiga perempat dari bagian rumah terkubur lumpur dan kayu gelondongan. Dan itu hampir semua rumah yang sudah kebanjiran selama sebulan tadi. Cara membersihkan yang harus pake alat berat dulu untuk menyingkirkan tanah setinggi 1,5 meter dari area jalan dulu. Karena benar-benar ini kekubur. Selama sebulan semua bantuan dari semua wilayah sudah digalang baik berupa uang, pakaian, susu, pampers, mi, dan lain-lain tapi sayangnya banyak akses jalan tertutup. Sampai harus helikopter yang mengirimkan tidak bisa mendarat di tanah karena semua air sedalam pinggang orang dewasa. Astaghfirulloh. Semua pejabat dan para oknum politik yang pencitraan pada turun tangan. Ada yang ngepel lumpur beberapa menit, ada yang datang mensupport para korban tapi dandanannya sangat tampan dan full charming hasilnya full foto-foto kaya sedang fanmeeting. Sedangkan para penguasa dan para pengusaha seakan-akan ingin menutup hal ini rapat-rapat dengan dalih banjir bandang di Sumatra ya disebabkan oleh air. wkwkwk lucu dan miris karena sangat jelas dan gamblang bahwa selama ini Sumatra tidak pernha banjir, karena hutan masih aman, tapi saat ini hutan sudah gundul dengan alasan pembebasan 1,6 juta hektar akan dialih fungsikan menjadi kelapa sawit yang berkomoditas ekspor dan menanggulangi mahalnya harga minyak goreng kelapa sawit. Hemmm semua uang kembali ke pemerintah dan pengusaha sedangkan rakyat hanya tau ya ya baik-baik dan imbasnya saja seperti sekarang. Sampai banjir si air dah mulai hilang, lakok lucu nya semua kayu gelondongan sisa banjir akan dikelola dan dimanfaatkan oleh pemerintah bukan oleh rakyat terimbas banjir. Walah itu kayu gelondongan segede rumah sudah membunuh banyak nyawa dan menghancurkan banyak sekali harta benda dan rumah sekaligus fasilitas umum di area terkena banjir. La kayu yang mahal tersebut diambil pemerintah? hemm memang ya ni bisa-bisaan aja pemerintah bikin pengaturan seperti ini. Kalau uang dikasih ke rakyat pasti rakyat dengan senang hati pemerintah ngolah kayu gelondongan sisa banjir untuk membangun ulang segala fasilitas dan rumah-rumah warga sekaligus mensejahterakan masyarakat.
Ah begitulah cerita tentang negeriku yang wakanda...wakwakwakawak penuh canda dan lawak. Otak dan logika masuk di akal sudah mulai hilang. Mungkin ini sebenarnya adalah ciri-ciri mau kiamat. Takdir yang Alloh berikan agar kita sebagai manusia mulai aware tentang alam apalagi diusahakan pemerintah bikin perintah nyeleneh kita sebagai warga dan masyarakat negeri ini mulai cerdas dan berakal jika hal itu tidak boleh dijalankan. Karena merusak tatanan dunia, bukan cuma tatanan negara Insonesia saja. Efeknya [pemanasan global semakin meningkat, cuaca semakin tidak menentu, penyakit yang dulu cuma covid mungkin bisa berkembang menjadi penyakit lain yang mendunia lagi. Naudzubillah. Astaghfirulloh.
Aku cuma bisa berdoa agar semua mulai membaik. Aku ngapain aja selain berdoa? Tentu saja ikut donasi sumatra, ikut share artikel/fliyer pengumpulan donasi Sumatra, ikut mengumpulkan barang-barang seperti mi dan pampers yang dibutuhkan oleh pengungsi disana dan juga yang masih bisa dikirim via JNE secara gratis. Alhamdulillah bisa ikut membantu sebisa nya dan tidak memaksa orang lain untuk donasi uang karena donasi barang baju bekas saja bisa dilakukan. Sayangnya JNE semakin kesini tidak menerima pengiriman baju bekas lagi dikarenakan semakin sulit akses yang dilalui. Yang membutuhkan paling urgen adalah anak-anak dan bayi+balita. Jadi cuma bisa diperbolehkan ngirim mi, susu bayi, dan pampers. Qodarulloh banget beberapa bulan ini aku tidak bisa menjual lebihan 2 ball pampers zea sejak zea berhenti memakai pampers. Tapi mau dipakai zea, dia sudah benar-benar ogah pake pampers walau perjalanannya jauh dan lama. Mendingan berhenti nyari kamar mandi, atau pipis di selokan/semak-semak jika toilet masih jauh. Sekarang juga jika tidak bisa di toilet, zea ogah pipis di selokan dan semak-semak jadi yang terjadi adalah dia ngompol di celana. hemmm benar-benar....
Oke, terus kenapa sih Alloh yang wajib dicintai dan satu-satunya hrapan hidup ini? Karena memang Yang maha dicinta itu Alloh, Yang maha mencintai itu Alloh, yang bisa menolong dan harapan pasti dikabulkan juga Alloh semata. Kalau awal kena masalah/musibah yang terjadi pasti pengennya nyari bantuan teman/orang-orang yang dekat dengan kita/keluarga/nyoba urus sendiri. Tapi tahukah kamu ada momen dimana walaupun mereka orang-orang yang biasanya bisa kamu andalkan adlaah orang-orang yang paling menyakiti, mengecewakan, mengkhianati, dan orang yang paling membunuhmu. Lalu siapa yang bisa diharapkan untuk lepas dari semua masalah dan persoalan yang membelit hidup ini? JAwabannya cuma 1 yaitu Alloh saja. Ya semua musibah, ujian, dan masalah didunia ini adalah suratan takdir yang Alloh kehendaki dengan tujuan:
1. Hamba akan mengingat Alloh
2. Ikhtiar mencari jawaban segala masalah melalui mempelajari Alquran dan mentadaburinya.
3. Semakin beribadah dan mendekat kepada Alloh
4. Semakin berserah diri, curhat, dan bersandar, bergantung, dan merengek hanya pada Alloh saja
5. Semakin mencintai Alloh
Komentar
Posting Komentar